Mega proyek PIK

Job ID: 39157603

Budget: $250 – $750 USD

Beberapa waktu terakhir proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 menjadi perbincangan publik. Beberapa waktu lalu beredar video viral bentrokan antara polisi dengan warga yang protes keberadaan truk tanah untuk kepentingan proyek PIK 2 di media sosial.

Warga menganggap keberadaan truk tanah meresahkan karena telah mengancam jiwa penduduk lokal. Permasalahan ini jelas menambah polemik panjang terkait PIK 2 yang sebelumnya ditetapkan pemerintah sebagai pengembangan wilayah baru kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) pada Maret 2024 lalu.

Banyak orang menilai masuknya proyek PIK 2 sebagai PSN tak tepat, sebab pengembangan wilayah baru di Utara Jakarta itu dikendalikan oleh kontraktor swasta, Agung Sedayu Group, milik konglomerat Aguan.

Berbagai persoalan yang ada tentu saja memantik kembali pertanyaan dasar bagaimana duduk perkara PIK 2 dan proyek PSN yang lagi viral tersebut?

Espos.idnewsLangganan
Bisnis Ekonomi Solopos Data News Regional Dunia Sport UKSW UT Surakarta Lifestyle Tekno Hits otomotif Kolom Radio Foto Video Sekolah Index
Inilah Mega Proyek PIK 2 yang Lagi Viral
by Chelin Indra Sushmita - Espos.id
News - Senin, 23 Desember 2024 - 16:01 WIB

Inilah Mega Proyek PIK 2 yang Lagi Viral
ESPOS.ID - Salah satu bagian pembangunan proyek PIK 2.


Esposin, JAKARTA -- Beberapa waktu terakhir proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 menjadi perbincangan publik. Beberapa waktu lalu beredar video viral bentrokan antara polisi dengan warga yang protes keberadaan truk tanah untuk kepentingan proyek PIK 2 di media sosial.

Warga menganggap keberadaan truk tanah meresahkan karena telah mengancam jiwa penduduk lokal. Permasalahan ini jelas menambah polemik panjang terkait PIK 2 yang sebelumnya ditetapkan pemerintah sebagai pengembangan wilayah baru kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) pada Maret 2024 lalu.


Banyak orang menilai masuknya proyek PIK 2 sebagai PSN tak tepat, sebab pengembangan wilayah baru di Utara Jakarta itu dikendalikan oleh kontraktor swasta, Agung Sedayu Group, milik konglomerat Aguan.

Berbagai persoalan yang ada tentu saja memantik kembali pertanyaan dasar bagaimana duduk perkara PIK 2 dan proyek PSN yang lagi viral tersebut?


Berbagai persoalan yang ada tentu saja memantik kembali pertanyaan dasar bagaimana duduk perkara PIK 2 dan proyek PSN yang lagi viral tersebut?

Pada 24 Maret 2024, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengeluarkan rilis terkait 14 PSN baru di berbagai sektor. Antara lain delapan kawasan industri, dua kawasan pariwisata, dua jalan tol, satu kawasan pendidikan, riset, dan teknologi kesehatan, serta satu proyek Migas lepas pantai.

Dari 14 PSN baru tersebut salah satu di antaranya berada di kawasan PIK 2 yang lagi viral, yakni pengembangan Green Area dan Eco-City yang dinamai Tropical Coastland.

Salah satu PSN baru yang dikembangkan Pemerintah yakni Pengembangan Green Area dan Eco-City di lokasi PIK 2 yang berlokasi di Provinsi Banten," ungkap Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (23/12/2024).

Pengembangan Green Area dan Eco-City sebagai PSN pemerintah menggunakan lahan seluas 1.756 hektar dari total luas lahan PIK 2 sebesar lebih kurang 30.000 hektare.

Nantinya, lahan tersebut akan diubah menjadi destinasi pariwisata baru dan dapat mengakomodasi kawasan wisata mangrove sebagai pengamanan pesisir alami.

Pembiayaan Tropical Coastland juga tidak menggunakan APBN, melainkan diperoleh dari dana non APBN, seperti investor swasta. Tropical Coastland tercatat sudah memperoleh investasi Rp65 triliun. Diharapkan, pembangunan proyek ini juga akan memberikan efek ganda ke kehidupan ekonomi dan sosial di sekitar kawasan.

"Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp65 triliun ini diharapkan dapat menyerap sekitar 6.235 tenaga kerja langsung dan 13.550 tenaga kerja sebagai efek pengganda,"tutur Haryo